Dari Sampah ke Rupiah, Bank Sampah Anggrek Jingga 09 Jatiwarna Diresmikan

Redaktur author photo

inijabar.com, Kota Bekasi - Persoalan pengelolaan sampah rumah tangga di tingkat grassroot, mendapat terobosan baru dengan diresmikannya Bank Sampah Anggrek Jingga 09, di RW 09, Kelurahan Jatiwarna, Kecamatan Pondokmelati.

Inisiatif mandiri masyarakat tersebut, tidak hanya menjawab tantangan kebersihan lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga.

Peresmian yang berlangsung pada Minggu (21/9/2025) kemarin, dihadiri oleh Lurah Jatiwarna Yasin Kurnia, Direktur BSIP Patriot Mulyanto, Kasie Pemerintahan, perwakilan BKM, Ketua RW 09 Jamal, dan Ketua Kelompok Bank Sampah Anggrek Jingga Ari.

Tokoh masyarakat setempat, Heri Purnomo, yang juga mantan Anggota DPRD Kota Bekasi, menyebut kehadiran bank sampah ini sebagai langkah revolusioner, dalam mengubah paradigma masyarakat terhadap sampah.

"Keberadaan Bank Sampah Anggrek Jingga 09, adalah langkah nyata masyarakat bergerak mandiri mengatasi persoalan sampah di tingkat rumah tangga," ujar Heri.

Heri menilai, sampah yang selama ini hanya dipandang sebagai masalah saja, kini dapat dikelola menjadi nilai ekonomi sebagai tambahan pendapatan.

"Sampah yang selama ini dianggap sebagai masalah, kita kelola menjadi sesuatu yang memiliki nilai tambah, bahkan bernilai ekonomis," kata Heri.

Heri juga mengajak seluruh warga RW 09, untuk berpartisipasi aktif dalam program pengelolaan sampah tersebut, dan berharap lingkungan lain dapat menerapkan hal yang sama.

"Mari kita jadikan lingkungan kita lebih bersih, hijau, dan sejahtera. Bank sampah ini bisa menjadi percontohan bagi RW lain di Kelurahan Jatiwarna," ajaknya.

Dukungan penuh juga didapat kan dari, Lurah Jatiwarna, Yasin Kurnia dan Direktur BSIP Patriot, Mulyanto, yang akan memberikan pendampingan teknis pengelolaan sampah.

Sementara itu, Ketua Kelompok Bank Sampah, Ari, menjelaskan mekanisme operasional, yang telah disiapkan untuk memudahkan partisipasi warga.

"Warga dapat memilah sampah anorganik seperti botol plastik, kertas, dan kardus dari rumah, lalu menyerahkannya ke bank sampah untuk ditimbang dan dicatat dalam buku tabungan," jelas Ari.

Bank Sampah Anggrek Jingga 09, kini resmi beroperasi melayani warga RW 09 Kelurahan Jatiwarna, menandai dimulainya era baru pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang berkelanjutan.

"Kami sudah menyiapkan sistem yang sederhana agar mudah dipahami warga. Target kami adalah partisipasi aktif dari setiap kepala keluarga di RW ini," pungkas Ari.

Program ini diharapkan, menjadi model replikasi bagi wilayah lain, dalam mewujudkan lingkungan bersih dan ekonomi produktif di tingkat komunitas. (Pandu)

Share:
Komentar

Berita Terkini