![]() |
| Anggota DPRD Jawa Barat Ronny Hermawan |
inijabar.com, Kota Bekasi- Meski bukan indikator satu-satunya untuk mengukur kebersihan dan kenyamanan pelayanan sebuah daerah. Namun, Piala Adipura merupakan bentuk pengakuan terhadap sebuah daerah atas kebersihan dan pelayanan publik yang maksimal.
Sebagai Kota yang berdampingan dengan Daerah Khusus Ibukota Jakarta tentu sangat strategis jika Kota Bekasi menjadi kota yang bersih nyaman seperti kota-kota besar lainnya di dunia yang mana kota-kota sekitar ibukota Pasti sangat bersih dan nyaman juga indah misalnya Kuala Lumpur sebagai ibukota maka kota di sekitarnya bersih nyaman indah seperti, Putra Jaya, Petaling, Kampung Baru dan lainnya.
Harapan tersebut diungkapkan Anggota DPRD Jawa Barat Ronny Hermawan yang menginginkan agar Kota Bekasi mampu meraih Adipura kedepannya.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bekasi ini memberikan sejumlah pencerahan agar Kota Bekasi bisa meraih Adipura.
"Budaya untuk kebersihan selain dari warganya juga memang harus diawali dari instansi pemerintahan seperti, kantor kelurahan, kecamatan, puskesmas semua nya harus bersih, nyaman dan indah. Jadi harus ada contoh,"ungkap Ronny. Selasa (21/10/2025).
Kemudian, kata dia, jalan-jalan utama di dalam kota Bekasi termasuk sungai-sungai utama harus dirawat dan dijaga kebersihannya.
"Kalau di Jakarta seperti Jl.Thamrin, Jl Merdeka yang depan istana, kemudian jalan yang menuju ke bandara, terminal, stasiun, nah ini musti baik dan bersih dulu,"kata Ronny.
"Setelah itu baru jalan lingkungan atau jalan penghubung,"sambungnya.
Wakil rakyat dapil Kota Bekasi Depok ini juga menegaskan, jika kebersihan di instansi pemerintahan sudah terwujud akan berdampak ke pelayanan publiknya juga baik.
"Kalau sudah bersih kan melayani masyarakat nya enak, dan masyarakat nya yang membutuhkan pelayanan juga merasa nyaman. Jalanan yang bersih dan baik kan merupakan pelayanan publik juga,"terangnya.
Ronny menyatakan, Kota Bekasi bersaing dengan kota-kota lain di Indonesia dan kota-kota di Mancanegara. Kan sering ada study banding. Kota besar itu dimana-mana sama persoalannya.
"Persoalan nya sampah, kebersihan, kriminalitas, penerangan jalan, jalan rusak, sama lah. Yang berbeda adalah respon pemerintah lokal nya. Local government dalam penanganan masalahnya. Ada yang fokus menangani kebersihan dulu, ada yang menangani jalan dulu tapi persoalannya mirip-mirip,"bebernya.
Ronny Hermawan mengingatkan, saat ini persaingan secara global bukan lagi sekala nasional untuk menjadi kota yang lebih baik dalam semua aspek kehidupan.(*)



