![]() |
| Ilustrasi |
RUANG rapat Pansus 8 DPRD Kota Bekasi biasanya menjadi panggung serius. Tumpukan dokumen tebal, wajah-wajah penuh konsentrasi, dan sesekali suara batuk yang terdengar lebih tegang daripada presentasi anggaran.
Namun pada hari itu, suasana berubah menjadi tontonan yang tak pernah ada dalam SOP rapat mana pun. Direktur Utama PDAM Tirta Patriot kedapatan… terlelap.
Ya, terlelap. Bukan sekadar memejamkan mata strategis, bukan juga blinking penuh makna. Ini tidur nyenyak yang bahkan membuat kucing rumahan pun iri.
Detik-detik Sang Dirut 'Mengambang'
Awalnya rapat berjalan normal. Anggota Pansus menyoroti urgensi penyertaan modal, kelayakan bisnis PDAM, serta pertanyaan klasik: “Apakah ini akan meningkatkan layanan air atau hanya meningkatkan kegalauan warga?”
Di tengah suasana serius itu, kepala sang Dirut mulai perlahan turun—layaknya tekanan air yang sedang menurun debitnya.
Satu… dua… tiga detik, dan boom, terjadilah momen yang kelak masuk arsip tak tertulis DPRD Bekasi: Dirut PDAM tertidur di tengah rapat krusial.
Saking damainya, beberapa peserta rapat mengaku sempat ingin memeriksa apakah ini bagian dari simulasi water saving mode. Mungkin PDAM sedang kampanye hemat energi?
Reaksi Ruangan
Anggota Pansus saling lirik. Ada yang menahan senyum, ada yang tampak bingung, dan ada pula yang mungkin berpikir dalam hati:
"Airnya saja kadang mati, masa Dirut-nya ikut mati gaya?”
Sementara itu, staf pendamping terlihat ragu-ragu antara membangunkan atau membiarkan. Karena kalau terlalu keras, bisa-bisa dianggap mengganggu 'inovasi tidur produktif'.
Dalam rapat penting seperti penyertaan modal, semua kepala daerah dan pimpinan BUMD biasanya hadir dengan mode paling 'on'. Namun kejadian ini justru membuka pertanyaan baru. Apakah beban kerja PDAM terlalu berat sampai direksinya harus tidur darurat?. Apakah presentasi Pansus terlalu menenangkan?
Atau ini metafora halus bahwa PDAM benar-benar butuh suntikan modal agar tidak terus 'tidur' dalam pelayanan?
Yang jelas, momen ini menjadi pengingat bahwa bahkan dalam rapat paling serius, unsur komedi situasional bisa muncul kapan saja tanpa perlu anggaran hiburan.
Usai rapat, cerita sang Dirut yang tertidur menyebar lebih cepat daripada pipa bocor di musim kemarau. Warganet mulai berkreasi dengan caption kreatif, 'Tidur demi Bekasi', “Penyertaan Modal; Persetujuan dari Alam Bawah Sadar', hingga 'Air Mengalir, Dirut Mengalir ke Mimpi'.
PDAM Tirta Patriot pun kini punya PR baru: bukan hanya meningkatkan debit air, tapi juga meningkatkan debit kewaspadaan saat rapat dewan.
#PdamTirtaPatriot
#DirutTidur



