![]() |
| Gubernur Jabar Dedi Mulyadi kecewa saat melihat kondisi area parkir masjid Atta Awun Puncak Bogor |
inijabar.com, Kabupaten Bogor- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan kekecewaannya melihat kondisi kebersihan Masjid Atta'Awun Puncak Bogor saat mendadak mendatangi masjid milim Pemprov Jabar itu.
"Coba lihat tuh pak, duh ngerakeun aing mah ah (aduh malu-maluin),"ucap Dedi Mulyadi pada pengurus DKM Masjid Ataawun. Selasa (27/1/2026).
![]() |
| Dedi Mulyadi saat menanyakan pada pengurus DKM Masjid Atta Awun |
Dedi pun menyindir parkiran yang disebut dikelola oleh pihak ketiga, namun nampak kebersihan nya tidak diurus.
"Tiket (parkiran) nya tiap hari diambilin tapi tempatnya ga diurus,"sindir Dedi Mulyadi.
"Berapa tiap hari dapat tiket ini?"tanya Kang Dedi Mulyadi (KDM) pada petugas parkir yang beradar di pos pintu parkiran
"Sesuai shift Rp900 ribu per hari bapak,"jawabnya.
![]() |
| Bangunan toilet di sekitar area parkir masjid Atta Awun yang rusak. |
Dedi memastikan pada hari libur termasuk Sabtu Minggu lebih ramai pengunjung masjid.
"Tapi tempat parkir nya ga diurus. Dana nya masuk kemana ini?"tanya KDM.
"Aduh pak, gubernur Jawa Barat bukan begini pak ngerakeun pak,"cetus KDM lagi.
KDM pun terus berkeliling melihat sekitar area masjid sambil mengeluhkan kebersihan dan kondisi bangunan toilet yang atapnya sudah rusak.
"Coba itu, aduuh kieu- kieu teuing negara diurus teh,"ujarnya sambil menunjuk sebuah gerobak yang tergeletak di depan pintu gerbang masjid.
"Ya Allah ya Robbi,"gerutu KDM melihat kondisi masjid yang awal dibangun menjadi lokasi favorit pengunjung selain untuk sholat juga sekedar rehat dan menimati suasana dinginnya puncak Bogor.
Namun ketika meninjau kondisi Masjid Ataawun. KDM memuji kebersihan masjid.
"Masjid (kebersihan) na alus (bagus),"puji KDM.
Dedi Mulyadi pun memberikan uang pribadinya sebesar Rp50 juta pada DKM untuk membersihkan area parkir masjid.
"Saya transfer Rp50 juta ya. Jangan ngerakeun ah,"cetusnya.(*)






