![]() |
| Lurah Jatimurni Kec.Pondok Melati Mohammad Adhie |
inijabar.com, Kota Bekasi- Lurah Jatimurni, Kecamatan Pondok Melati, Mohammad Adhie memaparkan capaian kinerja selama tiga bulan masa kepemimpinannya yang difokuskan pada konsolidasi kewilayahan, penguatan sosial kemasyarakatan, serta penataan lingkungan.
Dalam tiga bulan terakhir, Pemerintah Kelurahan Jatimurni membangun komunikasi intensif dengan RT, RW, LPM, serta forum-forum kemasyarakatan, termasuk Forum Gereja Jatimurni, guna menjaga sinergi lintas elemen masyarakat.
“Selama tiga bulan ini kami fokus membangun Jatimurni dari sisi sosial, kemasyarakatan, dan fisik wilayah,” ujar Adhie Selasa ( 27/1/2026 )
Dari sisi administrasi, delapan RW di Jatimurni telah melalui tahapan evaluasi dan dinyatakan kondusif. Evaluasi terakhir pada 22 Januari disebut telah rampung, dengan hanya satu RW yang memiliki catatan ringan terkait kelengkapan SPJ dan LPJ.
“Alhamdulillah delapan RW sudah clean and clear, hanya ada satu RW yang masih melengkapi administrasi,” jelasnya.
Selain konsolidasi wilayah, Adhie menaruh perhatian pada penguatan seni dan budaya lokal. Salah satu yang akan didorong adalah pengembangan tradisi Babaritan sebagai bentuk pelestarian budaya dan penguatan kebersamaan warga.
“Kami punya potensi budaya, salah satunya Babaritan, sebagai bentuk ucapan syukur dan kebersamaan warga Jatimurni,” katanya.
Ke depan, Kelurahan Jatimurni juga akan menindaklanjuti usulan masyarakat terkait pembentukan Kampung Pancasila sebagai penguatan nilai kebangsaan di tingkat lingkungan.
“Program Kampung Pancasila menjadi salah satu usulan warga yang akan kami dorong ke depan,” ungkap Adhie.
Seluruh program dan arah kebijakan tersebut, lanjut Adhie, diselaraskan dengan arahan Wali Kota Bekasi, khususnya dalam penataan lingkungan dan peningkatan kualitas pelayanan publik melalui program Bekasi Keren.
“Program yang kami jalankan tetap mengacu pada arahan Wali Kota Bekasi, termasuk penataan lingkungan agar Jatimurni semakin tertib dan nyaman,” ujarnya.
Di bidang pelayanan publik, Adhie menegaskan fokus selanjutnya adalah optimalisasi layanan pascarehabilitasi gedung kelurahan pada 2025 lalu.
“Gedung kelurahan sudah direhab, sekarang fokus kami adalah memaksimalkan pelayanan agar lebih optimal,” pungkasnya.
Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kelurahan Jatimurni menargetkan peningkatan kualitas pelayanan serta penguatan identitas sosial dan budaya masyarakat sejalan dengan visi Kota Bekasi yang nyaman dan sejahtera.(firman)




