Bekasi Open Archery Tournament 2026, Ajang Nasional Perdana Pembuktian Sport City

Redaktur author photo
Para peserta Bekasi Open Archery Tournament 2026.

inijabar.com, Kota Bekasi - Kota Bekasi resmi menjadi tuan rumah perhelatan panahan bergengsi, bertajuk Bekasi Open Archery Tournament 2026. Kejuaraan berskala nasional itu mencetak sejarah sebagai turnamen tingkat nasional pertama, yang digelar sejak berdirinya Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) di Kota Patriot.

Dibuka secara resmi, ajang tersebut menjadi panggung bagi ratusan atlet dari berbagai daerah untuk beradu akurasi. Selain memperebutkan Piala Wali Kota Bekasi, turnamen ini memiliki nilai strategis, sebagai ajang pemeringkatan awal bagi tim Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi, atas kerja keras panitia dalam menghadirkan kompetisi nasional di tengah kota. Ia menegaskan komitmen pemerintah, dalam mendukung infrastruktur olahraga guna mewujudkan Bekasi sebagai Sport City.

"Selama Perpani berdiri di Kota Bekasi, baru kali ini kita menyelenggarakan pertandingan tingkat nasional. Ini luar biasa. Saya sudah perintahkan Dinas Perkimtan dan Dispora untuk merehabilitasi serta menata venue ini agar mengadopsi standar lapangan panahan yang representatif," ujar Tri di Lapangan Multiguna Kota Bekasi, Senin (27/4/2026),

Tri menambahkan, ajang itu tidak hanya soal prestasi, tetapi juga bagian dari sport tourism, yang diharapkan mampu menggerakkan ekonomi lokal.

"Prestasi tidak lepas dari proses pembinaan. Kalau latihan terus tanpa bertanding, atlet pasti bosan. Kami siap menjadi kota global yang melayani tamu dan atlet, dengan fasilitas kesehatan dari 14 rumah sakit yang sudah bekerja sama untuk penanganan cedera atlet," paparnya.

Senada, Ketua Perpani Kota Bekasi, Sardi Effendi, menyebut turnamen tersebut sebagai ajang degradasi dan kompetisi awal, bagi para atlet sebelum berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), pada November mendatang. Ia pun optimistis terhadap raihan prestasi atlet tuan rumah.

"Ini adalah pemanasan sekaligus seleksi awal menjelang Porprov. Pak Wali menargetkan kita meraih lima medali emas, dan ini menjadi semangat bagi kami untuk memajukan olahraga panahan di Bekasi," kata Sardi.

Ia juga berharap, kehadiran tamu-tamu nasional dapat memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM dan sektor perhotelan di Kota Bekasi, sehingga ekonomi warga semakin stabil dan sejahtera.

Sementara itu, Wakil Ketua II Perpani Jawa Barat, Yonan Supyarman, menyatakan bahwa Bekasi Open Archery Tournament 2026 memiliki bobot teknis yang tinggi, karena menjadi salah satu rujukan pemeringkatan tim awal PON Jawa Barat tahun depan.

"Hari ini para atlet mempersiapkan diri melalui event yang dilaksanakan di Bekasi ini. Kami berterima kasih atas atensi luar biasa dari Pemerintah Kota Bekasi. Harapannya, atlet-atlet yang lahir dari sini akan terus berpacu dengan prestasi untuk Indonesia yang lebih baik," jelas Yonan mewakili Ketua Umum Perpani Jabar.

Turnamen tersebut diharapkan, menjadi momentum kebangkitan olahraga panahan yang lebih profesional dan berkelanjutan di Jawa Barat. Dengan fasilitas yang terus dibenahi dan dukungan penuh pemerintah daerah, Bekasi diproyeksikan menjadi pusat pengembangan atlet panahan nasional di masa depan. (Pandu)

Share:
Komentar

Berita Terkini