![]() |
| Kepala BKPSDM Anjar Budiono saat berbicara di Seminar Webiner bertema penggunaan Artificial Intelegent (AI) |
inijabar.com, Kota Bekasi- Arahan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto agar aparatur sipil negara (ASN) menggunakan bahasa Inggris dalam rapat-rapat virtual melalui Zoom Meeting, tampaknya belum sepenuhnya diterapkan di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.
Hal ini terlihat dalam salah satu kegiatan seminar webinar yang diikuti Kepala BKPSDM Kota Bekasi, Anjar Budioni pada Jumat (24/4/2026) siang.
Dalam forum tersebut, diskusi berlangsung menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar utama.
Sepanjang kegiatan, lalu lintas komunikasi antar peserta terpantau berjalan lancar. Penggunaan bahasa Indonesia dinilai memudahkan pemahaman, mengingat mayoritas peserta merupakan ASN di lingkup Pemkot Bekasi.
Meski demikian, kondisi ini menunjukkan bahwa instruksi penggunaan bahasa Inggris dalam forum resmi daring masih belum menjadi kebiasaan yang merata.
Salah satu ASN menilai, diperlukan waktu dan pembiasaan agar kebijakan berbahasa Inggris tersebut dapat diimplementasikan secara konsisten di seluruh perangkat daerah.
Seperti diketahui, Walikota Bekasi Tri Adhianto sebelumnya mendorong penggunaan bahasa Inggris sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan daya saing ASN, khususnya dalam menghadapi tantangan globalisasi dan komunikasi lintas negara.(*)



