![]() |
| Kawasan Puncak Bogor |
inijabar.com, Kabupaten Bogor – Mantan Bupati Bogor Iwan Setiawan mendorong Pemerintah Kabupaten Bogor agar lebih serius membenahi sektor pariwisata sekaligus mengatasi persoalan kemacetan yang selama bertahun-tahun menjadi kendala utama di kawasan Puncak.
Menurut Iwan, pengembangan destinasi wisata tidak akan memberikan dampak maksimal apabila tidak dibarengi dengan penataan infrastruktur, terutama akses jalan menuju kawasan wisata.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan morning coffee di Desa Leuwimalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Senin (13/7/2026).
Dalam kesempatan itu, Iwan mengatakan dirinya tetap memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan masukan bagi kemajuan Kabupaten Bogor meski sudah tidak lagi menjabat sebagai bupati.
Ia menilai Desa Leuwimalang bersama desa-desa lain di Kecamatan Cisarua memiliki potensi besar sebagai kawasan penyangga pariwisata Puncak. Letaknya yang strategis dinilai dapat menjadi kekuatan untuk mengembangkan sektor jasa, usaha, hingga destinasi wisata yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.
Karena itu, Iwan mengajak seluruh kepala desa membangun kolaborasi dengan para pelaku usaha pariwisata, mulai dari pengelola vila, pemilik kafe, hingga komunitas wisata. Sinergi tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat daya tarik kawasan Puncak sebagai destinasi unggulan di Kabupaten Bogor.
Selain sektor pariwisata, Iwan juga menyoroti persoalan kemacetan yang hampir selalu terjadi saat akhir pekan dan musim libur. Berdasarkan inventarisasi yang pernah dilakukan saat memimpin Kabupaten Bogor, terdapat empat titik yang menjadi penyebab utama kepadatan arus lalu lintas, yakni Pasir Muncang, Megamendung, Jalan Hankam, dan Pasar Cisarua.
Ia memberikan perhatian khusus terhadap Jalan Hankam yang menjadi akses menuju berbagai vila dan objek wisata di Desa Leuwimalang. Menurutnya, pelebaran sodetan jalan serta percepatan pembebasan lahan di kawasan tersebut harus menjadi prioritas pemerintah agar kemacetan dapat dikurangi secara signifikan.
"Kalau akses jalan sudah tertata dengan baik, sektor pariwisata akan tumbuh lebih cepat dan manfaat ekonominya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar Iwan.
Iwan berharap pemerintah daerah menjadikan pembenahan infrastruktur dan pengembangan pariwisata sebagai agenda yang berjalan beriringan sehingga kawasan Puncak tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata favorit, tetapi juga memiliki akses transportasi yang lebih nyaman dan lancar



