![]() |
| Pengurus NPCI Kota Bekasi berpose bersama dengan Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi |
inijabar.com, Kota Bekasi – Pengurus National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bekasi melakukan audiensi sekaligus silaturahmi dengan Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, di Kantor DPRD Kota Bekasi, Senin (13/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Ketua NPCI Kota Bekasi, Toni Budi Santoso, menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi organisasi menjelang pelaksanaan Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) Jawa Barat 2026 yang akan digelar di Kota Bandung pada akhir tahun.
Toni mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan meminta dukungan DPRD Kota Bekasi, terutama terkait kebutuhan anggaran untuk persiapan para atlet disabilitas.
"Kedatangan kami untuk berkoordinasi dengan Ketua DPRD Kota Bekasi terkait persiapan atlet NPCI Kota Bekasi pada event Peparda Jabar 2026," ujar Toni.
Menurutnya, keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan utama dalam mempersiapkan atlet agar mampu bersaing di tingkat Jawa Barat.
"Terus terang saja anggaran menjadi kendala kami untuk persiapan menuju event Peparda Jabar. Karena itu kami meminta dukungan dari Ketua DPRD Kota Bekasi agar bisa merealisasikan kebutuhan tersebut," katanya.
Selain persoalan anggaran, Toni juga menyoroti belum adanya kesetaraan bonus bagi atlet disabilitas yang berhasil meraih prestasi.
Ia menilai, di sejumlah daerah lain, atlet disabilitas yang memperoleh medali emas mendapatkan bonus yang nilainya setara dengan atlet non-disabilitas. Namun kondisi tersebut belum diterapkan di Kota Bekasi.
"Di daerah lain, jika ada atlet disabilitas yang meraih medali emas, bonus yang diterima sama besarnya dengan atlet normal. Tapi di Kota Bekasi bonus yang kami terima masih di bawah atlet normal," ungkapnya.
Meski dihadapkan berbagai keterbatasan, NPCI Kota Bekasi tetap memasang target tinggi pada Peparda Jawa Barat 2026.
"Kita target masuk 10 besar di Peparda 2026," tegas Toni.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi mengaku baru mengetahui secara langsung kondisi yang dihadapi NPCI Kota Bekasi. Ia berjanji akan mempelajari usulan yang diajukan dan melihat kemampuan anggaran daerah.
"Saya ucapkan terima kasih atas kehadiran teman-teman dari NPCI Kota Bekasi. Saya juga baru kali ini mendapat informasi soal kondisi NPCI Kota Bekasi," ujar Sardi.
Politisi PKS itu menegaskan, DPRD akan terlebih dahulu melihat usulan anggaran yang diajukan Pemerintah Kota Bekasi sebelum mengambil keputusan.
"Nanti kita lihat dulu usulan dari Pemkot Bekasi. Kalau kita setujui tapi anggarannya tidak ada kan percuma. Setelah semuanya jelas, saya juga akan berkunjung ke kantor NPCI, terus kita main catur," ucap Sardi yang disambut antusias jajaran pengurus NPCI Kota Bekasi.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat dukungan terhadap atlet-atlet disabilitas Kota Bekasi, baik melalui peningkatan anggaran pembinaan maupun pemberian bonus prestasi yang lebih berkeadilan menjelang Peparda Jawa Barat 2026.(*)



